Rabu, 23 November 2011

menguji dan memuji kepada Tuhan



Renungan kecil-kecilan lagi ini guys
...
mungkin ini terlihat seperti membahayakan..
tetapi ini sbagai pemilik otak yang senang berontak, ini menjadi kebiasaan.
tapi maaf sebelumnya, karena inilah sebagai bahan saya merenungi nasib yang tak kunjung berubah :'(

Well, saya anak IPS berharap menjadi orang sukses di masa depan (semua orang juga berharap yang sama kalee. XD) tapi yang kali ini lebih nekat :: aku anak IPS berharap masuk kedokteran gigi PTN :)
banyak teman dan keluarga yang tertawa dahulu lalu berkata
"edann......ngalahke keinginan orng IPA"
"gila... diluar akal sehat"
"Dokter gigi? Nying bisa ya UGM nerima dokter dari IPS?"
"hahhaha... dek emangnya bisa ?" ,celetuk enyak gw.


fine, memang mustahilah banget bisa keterima. 
tapi sapa sangka karena orang inilah saya terinspirasi bertantangan..
seorang berbayang hitam karena berbaju hitam (ini karena orang yang asli dirahasiakan negara berkedaulatan saya) berkata, "jujur ya, kowe ki cocoknya jadi dokter gigi." (dengan nada serius dan menerawang) 
hohoho
jujur saja, siapa tak berbangga hati dan terbayang duduk di singasana kehidupan seorang dokter gigi yang pulang pergi naik mobil yeng kerjanya otak-atik mulut orang trus uang mengalir (globalisasi tentang uang)

tapi sekilas saya mengingat kembali, saya ini anak IPS.
well, anak IPS, anak IPS, dan anak IPS, pertanyaannya adalah bagaimana bisa anak IPS mengalahkan anak IPA ?

kunci utamanya hanya satu, yaitu berusaha

tetapi impian tak berpintu satu, tetapi berpintu berlipat ganda, atau triple, atau lebih banyak dari triple.
yang artinya impian tidak hanya di tunjang satu faktor tetapi banyak faktor lainnya. Dan pastinya kunci ini ini berhubungan bukan sebagai pembantu.
kunci kedua adalah berdoa
berdoa adalah sumber utama kita mencapai restu Tuhan, pepatah mengatakan, seberapa keringatmu mengalir tetapi bila Tuhan tidak memutuskan, tidak akan ada jembatan kesana.
kunci ketiga adalah saling mendoakan dan didoakan
memang tidak jauh berbeda dengan kunci kedua, hanya saja kunci ini lebih rumit karena terkadang kita lupa pada sesama kita, "urusanku saja belum selesai, kok aku dah ngurusin orang lain " bukan yang ini menjadi ideologi kita tetapi, bagaimana kita bisa mengingat kesusahan orang lain, maka orang lain pun akan mengingat kita. dan kita juga bisa meminta bantuan pada orangtua atau kerabat kita agar mendoakan kita mencapai keinginan kita.
kunci keempat adalah kepasrahan
kepasrahan bukan berarti kita pasrah dan tidak berbuat apa-apa, itu yang dinamakan putus asa.
tetapi kepasrahan dalam konteks ini adalah kepasrahan semua yang kita lakukan kepada Ia yang kita puja.

barulah pintu sudah tidak terkunci, tetapi sebelumnya kita membuat komitmen.
ketika aku menang, aku memuji dan menyembahMu
ketika aku kalah, aku tetap memuji dan menyembahMu


dan bukalah pintu itu.. entah apa itu jawabannya, tetaplah pada komitmen.


dan sejujurnya dalam pemikiranku ini, aku merumuskannya menjadi "Menguji Tuhan"
kenapa ?
ya mungkin kalian tidak sadari, dalam konteks aku mencerminkan Tuhan layaknya orangtuaku berpikir. ketika kita meminta sesuatu yang mustahil dalam hal duniawi adalah material yang berlimpah kepada orangtua (Tuhan) yang mengasuh kita, tetapi mereka tidak bisa memberikan atau mengaruniakannya. Tetapi orangtua mana bisa langsung mengatakan "TIDAK" pada anaknya ??
tetapi pasti mereka mencoba dengan sepenuh hati untuk mengabulkan permintaan anaknya dengan pikiran bahwa permintaan anaknya adalah keinginan yang baik.
dan inilah yang saya maksud, walaupun itu mustahil tetapi ketika ada Tuhan, pasti Tuhan akan berpikir.
"apakah Saya akan mengabulkannya atau tidak ? apakah ada keuntungan baginya ? atau merusaknya ?"
ya, yang dimaksudnya adalah menguji Tuhan, adalah meminta permintaan pada Tuhan sesuatu yang mustahil dan Tuhan berpikir lalu mengabulkanya ;).

Walaupun terkadang terlintas,
anak IPS tidak bakal atau mustahil bakal masuk Kedokteran Gigi dengan biaya murah dan di PTN, atau pengingat-pengingat yang lainnya yang sama untuk menjatuhkan impian anda
tetapi pengingat itulah yang harusnya menjadi sumber motivasi kita untuk mematahkan pengingat kelemahan kita.

Yang pasti
yakinlah semua yang mustahil akan terjadi
karena Tuhan tak pernah meninggalkan anakNya
dan Tuhan tak pernah mengecewakan anakNya
dan Tuhan selalu menyayangi anakNya
hanya kitalah yang malah menjauhiNya ketika diuji kesetiaannya.
maka dari itu, janganlah kita menjauhiNya bila ingin diingat olehNya

tetapi bila apa yang kita mau tidak terwujud,
bukan berarti Tuhan tidak sayang, tetapi karena Tuhan punya rencana lain yang lebih baik.
ok.. pasti rencana apa ?? itulah rahasia Tuhan, dan suatu saat kita akan menyadarinya
dan tanpa sadar akan mengatakan," andai aku ....... pasti aku tidak akan terjadi seperti ini"
With God, all things are possible :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar